Rutin Olahraga Bantu Tingkatkan Produktivitas Seseorang
Fenomena ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin memahami hubungan antara kesehatan fisik dan menta
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) mendorong masyarakat mencoba berwirausaha. Salah satunya dengan membuka warung kebutuhan sehari-hari atau kelontong.
Menurutnya, membuka warung adalah salah satu cara paling sederhana menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan. Banyak pelajaran terkait wirausaha bisa diperoleh ketika membuka warung.
Hal tersebut disampaikan Mendag Zulhas saat menyambangi Yayasan Baitul Munir Kendal LDII, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Selasa (26/12/2023).
"Kemendag membantu warung. Jangan liat warung (sebelah mata)," kata Mendag dalam keterangan tertulis seperti dikutip dari Liputan6.com.
Zulhas menggarisbawahi manfaat warung dalam mengajarkan aspek-aspek berdagang, berjualan, pembukuan uang, serta perhitungan untung rugi.
“Warung itu penting (mengajarkan) bagaimana berdagang, bagaimana berjualan, bagaimana pembukuan uang, dan bagaimana menghitung untung rugi,” sambungnya.
Karenanya, Kemendag menghadirkan program seribu warung mengajak masyarakat mulai berwirausaha.
Zulhas berharap, dorongan pemerintah ini mampu membuat masyarakat memiliki jiwa wirausaha.
Program ini nanti bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dengan berwirausaha membuka warung di mana saja, bisa di masjid, sekolah maupun perumahan.
Untuk menggalakkan program ini nanti ada bantuan modal sebesar Rp40 juta. Program ini akan ditambah dengan pelatihan-pelatihan sehingga bisa menjalankan wirausaha secara mandiri.
"Oleh karena itu kita mengembangkan warung, kita benahi dibantu manajemennya, dan lain-lain," pungkasnya.
Sebelumnya, melansir Detik.com, Mendag melakukan MoU kerja sama antara Kementerian Perdagangan (Kemendag) dengan Pengurus Pusat (PP) Rifa'iyah pada September 2023.
Kerja sama terkait penguatan ekonomi kerakyatan atau program kewirausahaan.
Kata Zulhas, nanti ada bantuan modal disiapkan untuk menggalakkan program ekonomi kerakyatan antara Kemendag dan PP Rifaiyah.
"Nanti ada (bantuan modal), dari Rp40 juta, Rp20 juta barangnya dibayar, harus bayar, yang Rp20 juta nanti bantuan dari kita," jelas Zulhas.(*)