Kartini Media
3 Srikandi Panahan Indonesia. Foto: Istimewa

Legenda Panahan 3 Srikandi Indonesia Kusuma Wardhani Tutup Usia, Sempat Jalani Rawat Jalan

Dunia olahraga dilanda duka. Salah seorang atlet panahan legendaris Indonesia Kusuma Wardhani meninggal dunia pada Minggu (12/11/2023) jam 06.00 WITA. Kabar duka tersebut disampaikan melalui akun Instagram Persatuan Panahan Indonesia.

Kusuma Wardhani Tutup Usia

Melihat akun Instagram resmi Persatuan Panahan Indonesia, @indonesia.archery, tim admin menyampaikan berita duka atas kepergian Kusuma Wardhani untuk selama-lamanya.

Innalillahi wa innailaihi rajiun.

Kami segenap Tim Persatuan Panahan Indonesia mengucapkan turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya 'Kusuma Wardhani' Srikandi Panahan Indonesia.

Terima kasih telah menjadi inspirasi bagi kami.

Semoga Almarhumah ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan.

Aamiin Ya Rabbal Alamin.”

Diketahui, Kusuma Wardhani meninggal dunia di kediamannya di Jalan Toddopuli, Kecamatan Panakkukang, Makassar. Ia mengembuskan napas terakhir setelah menjalani rawat jalan di rumah sakit.

Ketua Umum PB Perpani Arsjad Rasjid mengatakan, keluarga besar PB Perpani berkabung dan kehilangan sosok yang jadi teladan di dunia panahan Indonesia. Kusuma Wardhani tidak akan pernah terganti.

"Iya meninggal tadi pagi jam 6 subuh," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel Suherman dikutip dari detikSulsel.

Nurfitriyana, Kusuma Wardhani dan Lilies Handayani. Istimewa

Peraih Medali Pertama Indonesia Ajang Olimpiade

Suherman menyebutkan, almarhumah menderita sakit stroke sejak Agustus 2023 dan sempat dirawat di RS Hermina Makassar beberapa saat kemudian keluar untuk rawat jalan.

Kusuma Wardhani tutup usia di usia 59 tahun. Ia peraih medali pertama Indonesia di ajang Olimpiade. Kusuma Wardhani meraih perak dari cabang panahan di Olimpiade Seoul Korea Selatan, tahun 1988.

Bersama Nurfitriyana dan Lilies Handayani, almarhumah dijuluki 3 Srikandi.

Lilies Handayani lewat akun Instagram @lies_archer melayangkan dukacita untuk rekan seperjuangannya. Ia berjanji semangat yang diwariskan Kusuma Wardhani tak akan luntur.

“Semangatmu tak kan pernah luntur.... Membukakan pintu untuk perjuangan Panahan Indonesia yang akan datang,” ungkap Lilies Handayani seraya mengunggah potret kenangan Kusuma Wardani berhijab.

“Selama 35 tahun menunggu perjuangan gigih agar bisa terwujud kelak mendapatkan Impian untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih di ajang multi event Olympic Games seperti cita2mu. Kita semua... untuk Bangsa Indonesia tercinta,” Lilies mengakhiri.

Postingan dikomentari warganet. Mereka melayangkan bela sungkawa atas kepergian Kusuma Wardhani untuk selama-lamanya.

Profil Kusuma Wardhani

Melansir Wikipedia, Kusuma Wardhani lahir pada 20 Februari 1964, merupakan legenda panahan Indonesia lahir di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Kusuma Wardhani berhasil merebut medali pertama kontingen Indonesia di Olimpiade Seoul 1988 yaitu medali perak.

Tidak sendiri, kemenangan tersebut diraih bersama atlet panahan lain, Nurfitriyana Saiman dan Lilies Handayani. Berkat prestasi itu, ketiganya dijuluki sebagai Trio Srikandi Panahan.

Kisah sukses ketiganya di Olimpiade Seoul 1988 diabadikan dalam film "3 Srikandi" produksi MVP Pictures, pada 2016.

Dalam film 3 Srikandi, sosok Kusuma Wardhani diperankan Tara Basro. Kini salah satu dari 3 Srikandi tutup usia.

Kusuma Wardhani meraih medali perak Asian Games 1990. Empat tahun kemudian pada 1994, Kusuma Wardhani kembali meraih juara dengan membawa pulang medali perunggu di Asian Games.

Semasa hidup, Kusuma Wardhani aktif berkontribusi di ajang SEA Games. Diketahui dirinya memberikan sebanyak tujuh medali emas, empat medali perak, dan tiga medali perunggu untuk Indonesia.

Setelah dinyatakan pensiun sebagai atlet panahan, dirinya menjadi pelatih khusus di wilayah Sulawesi Selatan dan menghabiskan waktu di Makassar sampai dinyatakan sakit dan meninggal dunia.(*)

Artikel Terkait