Kartini Media
Ilustrasi karyawan Meta. Foto: PA Images

Meta Tindak Tegas Karyawan Menolak Hadir ke Kantor 3 Hari Dalam Seminggu

Meta dipimpin Mark Zuckerberg mengeluarkan peringatan serius kepada para karyawannya.

Meta menyatakan bahwa mereka yang tidak memenuhi persyaratan baru yaitu menghabiskan setidaknya tiga hari di kantor setiap minggunya bisa kehilangan pekerjaan mereka.

Dikutip dari IndiaToday.in, peringatan ini datang dari Lori Goler, "kepala personalia" Meta yang menjelaskan bahwa mulai tanggal 5 September, karyawan ditugaskan di sebuah kantor diharapkan hadir secara fisik minimal tiga hari per minggu. Tujuannya adalah mendorong hubungan baik dan kerjasama tim yang kuat.

Dalam laporan Business Insider, Goler menyebutkan bahwa para manajer secara teratur memeriksa informasi lencana dan Status Tool untuk melihat apakah persyaratan tersebut terpenuhi. Jika tidak, mereka akan menindaklanjuti.

Goler menekankan bahwa tindakan dapat diambil sesuai dengan hukum setempat dan persyaratan dewan. Dalam kasus lebih serius, pelanggaran berulang bisa menyebabkan tindakan disipliner, termasuk menurunkan peringkat kinerja karyawan dan bahkan pemutusan hubungan kerja jika masalah ini terus berlanjut.

Kebijakan baru ini merupakan bagian dari "tahun efisiensi" Meta diarahkan oleh Zuckerberg ingin mengurangi biaya dan merampingkan operasi perusahaan.

Upaya ini mencakup sekitar 21.000 pemutusan hubungan kerja, sekitar seperempat dari tenaga kerja Meta.

Namun, aturan kehadiran ini hanya berlaku untuk karyawan bekerja dari kantor tertentu. Pekerja jarak jauh tidak boleh mengunjungi kantor selama lebih dari empat hari dalam periode dua bulan kecuali ada alasan bisnis yang jelas.

Juru bicara dari Meta menjelaskan bahwa meskipun mereka percaya bahwa kerja jarak jauh akan terus menjadi penting, namun fokus mereka saat ini adalah menciptakan pengalaman tatap muka berharga bagi mereka memilih bekerja dari kantor.(*)

Artikel Terkait