Angkat Marwah dan Sejarah Endatu, Video Pajak KPP Pratama Banda Aceh Menyentuh Hati Warga Aceh
Video pendek bertema marwah dan warisan endatu Aceh yang dirilis KPP Pratama Banda Aceh mendapat res
Air susu ibu (ASI) sering kali disebut sebagai 'cairan emas' karena manfaat luar biasa bagi bayi. ASI diketahui mengandung banyak nutrisi serta antibodi, antivirus dan komponen lain bisa melindungi bayi dari penyakit berbahaya.
Keunggulan ASI membuahkan ide bagi seorang ibu menjadikannya ladang bisnis. Britni Eddy, ibu satu anak dari Idaho, Amerika Serikat, membuat sabun dari ASI hasil perahannya sendiri dan dijual secara online. Ide menjual sabun dari ASI datang dari ketidaksengajaan.
Britni Eddy membuat sabun dari ASI nya yang rusak. Foto: Daily mail
Kisah Britni Eddy dimulai ketika menemukan semua stok ASI-nya rusak. Tragedi ini berawal ketika suami Eddy lupa menyambungkan steker freezer tempat stok ASI Eddy disimpan ke stop kontak saat membersihkan gudang rumah mereka.
ASI dikumpulkan selama 7 bulan sejak ia melahirkan tidak bisa diberikan ke bayinya. Namun, Eddy tidak ingin membuang ASI berharganya
Eddy kemudian terinspirasi cerita orang lain menghadapi situasi serupa di media sosial, dan mencoba mengubah ASI yang rusak menjadi sabun.
"Saya melihat seseorang memposting tentang kejadian serupa, dan dia membuat sabun ASI, dan saya berpikir, 'Oh, saya juga harus mencobanya,'" katanya seperti dilansir Bright Side.
Dengan semangat tinggi, Eddy bereksperimen berbagai resep hingga akhirnya menemukan komposisi sesuai dengan kebutuhan kulitnya.
Ini adalah awal dari perjalanannya memproduksi sabun dari ASI basi.
Eddy mengklaim sabun ASI buatannya membantu mengurangi kerutan, stretch marks dan melembapkan kulit kering.
"Ini sangat bermanfaat untuk kulit. Lakukan riset tentang manfaat ASI sehingga kita bisa menghilangkan stigma, 'Oh, ini aneh, ini kan ASI seseorang, saya tidak ingin menyentuhnya, apalagi menggunakannya.' Karena ASI sungguh bermanfaat," ujarnya.
Manfaat ASI bagi kecantikan kulit masih jadi kontroversi. Hingga saat ini belum ada penelitian membuktikan bahwa ASI bisa mengatasi kulit kering, eksim, maupun merawat kulit.
Seperti dikutip dari situs Preen, dokter spesialis kulit Tanya Perez Chua menjelaskan bahwa cairan ASI dioleskan pada kulit tidak bisa diandalkan sebagai skincare.
Tanya mengungkapkan bahwa nutrisi dalam ASI terbukti hanya bekerja saat masuk ke dalam tubuh dan belum ada bukti ilmiah tentang efektivitas penyerapan ASI ke kulit.
"Protein bioaktif dalam ASI memberikan perlindungan dari serangan mikroba dan perlindungan kekebalan, membantu fungsi pencernaan, membantu perkembangan usus dan berfungsi sebagai pembawa nutrisi lain saat tertelan. Tak satupun dari manfaat tersebut terjadi saat Anda menerapkannya pada kulit," jelas Tanya.(*)