Komdigi: Mulai 1 Juli 2026 Pengaktifan Kartu SIM Ponsel Wajib Menggunakan Face Recognition
Kebijakan registrasi biometrik ini diterapkan agar tidak ada lagi penyebaran spam atau penipuan seca
Twitter sedang menguji coba fitur baru disebut "Articles" yang akan memungkinkan pengguna memublikasikan tulisan panjang dan rumit dengan media campuran, demikian disampaikan Elon Musk. Musk menanggapi cuitan pengguna Twitter yang membahas tentang fitur tersebut.
Langkah ini merupakan ekspansi signifikan Twitter. Saat ini, pelanggan Twitter Blue bisa memublikasikan tweet hingga 10 ribu karakter, sebuah peningkatan substansial dari batas standar 280 karakter untuk pengguna non Blue.
Dengan diperkenalkannya fitur "Articles", pengguna akan memiliki lebih banyak ruang mengekspresikan diri mereka dalam bentuk pesan lebih luas.
Fitur baru ini sejalan dengan upaya Twitter menarik dan mempertahankan para pembuat konten.
Sebagai bagian dari upaya ini, pelanggan Twitter Blue ditawari peluang bagi hasil, memberikan insentif bagi para kreator tetap berada di platform ini daripada bermigrasi ke alternatif lain seperti Meta's Threads atau Substack.
Menariknya, Substack sebelumnya telah memperkenalkan fitur mirip Twitter yang disebut "Notes", tetapi akhirnya berkembang menjadi entitas yang terpisah.
Sebagai informasi, dalam sebuah tweet baru-baru ini, Musk mengungkapkan bahwa Twitter masih bergulat dengan "arus kas negatif," dengan perkiraan penurunan pendapatan iklan sebesar 50 persen.
Pada April lalu, Musk mengklaim bahwa perusahaan mendekati kondisi "impas" karena beberapa pengiklan meninggalkan platform setelah akuisisi telah kembali.
Namun, laporan berikutnya dari NYT bertentangan dengan hal ini, menunjukkan penurunan pendapatan iklan signifikan sebesar 59 persen dibandingkan tahun sebelumnya.(*)