Kartini Media
Ilustrasi. Foto: Pinterest

8 Kebiasaan yang Tanpa Disadari Bisa Merusak Kulit

 

Siapa sangka? ternyata kebiasaan buruk ini tanpa anda sadari bisa merusak kesehatan kulit. Kebiasaan ini sering sekali dilakukan oleh sebagian orang karena merupakan aktivitas sehari-hari yang orang pada umumnya dilakukan. Kondisi tersebut apabila dilakukan terus menerus akan merusak kulit dan membuat anda lebih cepat tua.

Menurut laporan American Academy of Dermatology (AAD), stres, paparan polusi, pola makan tidak sehat, dan kurang tidur dapat mempercepat penuaan kulit karena meningkatkan radikal bebas. Hal serupa juga dijelaskan oleh berbagai peneliti, bahwa kebiasaan sederhana seperti tidak membersihkan wajah atau tidur dengan riasan dapat menyumbat pori dan menyebabkan peradangan.

Itulah sebabnya, menjaga kesehatan kulit bukan hanya soal skincare, tapi juga soal gaya hidup dan rutinitas yang tepat setiap hari.

Kulit adalah organ terbesar tubuh yang berfungsi melindungi dari kotoran, bakteri, serta paparan sinar matahari. Namun, fungsinya bisa menurun ketika kebiasaan hidup sehari-hari tidak dijaga dengan baik.

Dikutip dari insertlive.com kebiasaan sehari-hari ini diam-diam membuat kulit tampak kusam, yang mungkin tanpa seseorang sadari. Berikut ini ada 8 kebiasaan sehari-hari yang bikin kusam:

1. Menatap Layar Gadget Terlalu Lama

Bagi banyak dari kita, menghabiskan waktu berjam-jam di depan laptop atau ponsel adalah tuntutan kerja.

Namun, pancaran sinar biru dari layar digital dapat memicu stres oksidatif pada kulit. Hal ini merusak kolagen dan mempercepat pigmentasi, yang lambat laun membuat wajah kehilangan rona cerahnya.

2. Melewatkan Eksfoliasi atau Berlebihan

Kulit kita secara alami meremajakan dirinya dan menyisakan tumpukan sel kulit mati di permukaan. Jika jarang eksfoliasi, sel mati menumpuk, memantulkan cahaya dengan buruk, dan membuat wajah terlihat abu-abu atau kusam.

Jika berlebihan melakukan eksfoliasi, skin barier akan rusak, memicu iritasi dan dehidrasi yang juga berakhir pada tampilan wajah yang lelah.

3. Kurang Minum Air Putih

Komponen utama tubuh kita adalah cairan. Jika tubuh kekurangan cairan, organ pertama yang akan 'dikorbankan' pasokannya adalah kulit. Dehidrasi membuat aliran darah ke permukaan kulit melambat sehingga akibatnya kulit kehilangan volume, tampak kering, garis-garis halus lebih terlihat, dan kilau alaminya meredup.

4. Mengabaikan Sunscreen Saat Cuaca Mendung atau di Dalam Ruangan

Banyak yang mengira tabir surya hanya dibutuhkan saat matahari terik. Faktanya, sinar UVA yang merusak kolagen dan memicu kekusaman tetap dapat menembus kaca jendela dan awan mendung.

Melewatkan sunscreen sehari saja berarti membiarkan kulit selangkah lebih dekat menuju penuaan dini.

5. Mencuci Muka dengan Air yang Terlalu Panas

Mandi atau mencuci muka dengan air panas memang terasa rileks, terutama setelah seharian beraktivitas. Sayangnya, air panas mengikis minyak alami yang berfungsi menjaga kelembapan kulit. Begitu minyak ini hilang, kulit akan menjadi sangat kering dan tampak layu.

6. Tidur Kurang dari 6 Jam Semalam

Istilah beauty sleep bukanlah mitos. Saat kita tidur nyenyak, tubuh melakukan proses regenerasi sel dan perbaikan kerusakan kulit akibat polusi serta sinar UV. Kurang tidur meningkatkan hormon kortisol alias hormon stres yang mengganggu aliran darah, membuat wajah Anda terlihat pucat dan kusam keesokan harinya.

7. Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula dan Makanan Olahan

Apa yang masuk ke dalam tubuh akan tercermin di kulit. Makanan tinggi gula dapat memicu proses bernama glikasi, di mana molekul gula mengikat kolagen dan elastin, membuatnya menjadi kaku dan rapuh.

8. Membiarkan Stres Menumpuk Tanpa Rileksasi

Saat stres, tubuh secara otomatis mengalirkan darah ke organ-organ vital seperti jantung dan otak, serta menjauhkannya dari kulit wajah. Stres kronis juga memperlambat proses regenerasi kulit, sehingga wajah Anda akan merekam rasa lelah tersebut dalam bentuk tampilan yang kusam.

 

Artikel Terkait