MenKes Budi Sebut Beberapa Kedai Kopi Bersedia Menerapkan Pelabelan Nutri-Grade
Budi Gunadi Sadikin, mengatakan sejumlah usaha minuman jaringan kedai kopi di Indonesia siap untuk m
Beras menjadi salah satu kebutuhan pokok utama dirumah yang digunakan hampir setiap hari. Menyimpan beras dengan jumlah yang tertentu hingga besar biasanya menjadi salah satu kebiasaan setiap keluarga dirumah begitupun juga dengan para pedagang beras. Pertanyaan berikutnya adalah, lalu apakah beras yang disimpan dengan jumlah tertentu dan lama dirumah bisa menjadi kedaluwarsa? Simak penjelasannya lewat artikel berikut ini!
Dikutip dari Kumparan.com Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian IPB University, Prof. Dr. Feri Kusnandar, menjelaskan bahwa beras pada dasarnya tidak memiliki masa kedaluwarsa. Namun, bukan berarti kualitasnya akan selalu sama.
"Jadi kalau kita bicara expired untuk produk yang misalkan beras itu, biasanya expired itu terkait dengan mutu. Jadi, mutunya mulai menurun tapi itu tidak langsung terkait dengan safety atau keamanan pangan," jelas Prof. Feri.
Menurutnya, semua bahan pangan akan mengalami penurunan mutu seiring waktu penyimpanan. Penurunan ini bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari dalam bahan itu sendiri maupun dari lingkungan penyimpanannya. Misalnya, komposisi beras, kadar air, hingga kondisi kemasan.
Secara umum, beras memiliki kadar air yang cukup rendah, yaitu di bawah 14 persen. Kondisi ini membuat beras relatif lebih tahan lama karena tidak mudah ditumbuhi mikroba. Meski begitu, jenis beras juga mempengaruhi daya simpannya. Beras putih, beras merah, dan beras hitam memiliki komposisi yang berbeda, sehingga ketahanannya pun bisa berbeda.
Lebih lanjut, Prof. Feri, menyebut jika beras yang sudah lama disimpan mungkin akan mengalami perubahan kualitas, seperti aroma, rasa, atau tekstur, tetapi belum tentu langsung berbahaya saat dikonsumsi.
"Yang penting sebetulnya kita lihat dari tanda-tanda tadi apakah misalkan berasnya, warnanya udah berubah apa belum, tengik atau tidak, atau misalkan akibat adanya pertumbuhan kutu beras itu jadi kayak bubuk atau misalkan teksturnya udah mulai lunak gitu,” jelas Prof. Feri.
Tempat penyimpanan beras juga sangat penting untuk diperhatikan. Beras yang disimpan di tempat lembap lebih mudah ditumbuhi kutu dan mengalami kerusakan. Oleh karena itu, penting untuk menyimpan beras di tempat yang kering, tertutup rapat, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.