Kartini Media
Ilustrasi makanan khas lebaran Bolani. Foto: Pinterest

Enam Hidangan Unik Khas Makanan Lebaran dari Berbagai Negara

Hari raya lebaran idul fitri 2026 hanya tinggal menghitung hari saja. Menyambut hari istimewa tersebut biasanya terdapat sajian makanan-makanan menarik yang menjadi ciri khas lebaran. Berikut ini ada enam makanan unik yang menjadi ciri khas lebaran di negara dengan mayoritas umat muslim.

Setiap negara tentunya memiliki sajian spesial Lebaran unik yang mencerminkan budaya dan kekayaan kulinernya. Dari hidangan manis hingga gurih, menu Lebaran di dunia menawarkan pengalaman rasa yang berbeda sekaligus menarik untuk dikenal.

Dilansir dari Geo Honey (18/03), berikut 6 hidangan khas Lebaran dari berbagai negara yang terkenal dengan cita rasa dan keunikannya. Selain dua hal tersebut, penyajian makanan khas lebaran ini juga menjadi daya tarik sendiri yang cukup menggoda selera.

Daftar 6 Makanan khas lebaran dari berbagai negara yang mempunyai sajian unik:

1. Sayur Lodeh

Selain rendang, ada menu Lebaran khas Indonesia yang tak kalah menarik, sayur lodeh. Hidangan tradisional Jawa ini kerap disajikan sebagai pelengkap ketupat dan memiliki makna kebersamaan serta harapan baik. Kuah santannya yang gurih berpadu dengan beragam isian seperti labu siam, kacang panjang, terong, tempe, dan tahu, menciptakan rasa yang kaya dan seimbang.

Dalam penyajiannya, sayur dimasak bertahap agar teksturnya pas, lalu santan dimasukkan agar tidak pecah. Beberapa variasi juga menambahkan bahan pelengkap untuk memperkaya cita rasa.

2. Bolani

Di Afghanistan, ada hidangan wajib yang hadir saat Lebaran, Bolani. Makanan ini berupa roti pipih yang digoreng dengan isian beragam, seperti kentang, daun bawang, lentil, labu, hingga daging cincang.

Disajikan bersama saus yogurt atau selai wortel, bolani memiliki cita rasa gurih yang khas. Hidangan ini dapat dinikmati sebagai camilan maupun makanan utama. Kombinasi bahan sederhana dan bumbu rempah menjadikan bolani favorit banyak keluarga saat merayakan Lebaran.

3. Kabsa

Kabsa dikenal sebagai hidangan nasi aromatik khas Arab Saudi yang sering disajikan saat Lebaran. Menu ini terdiri dari nasi berbumbu rempah seperti kayu manis, cengkeh, dan kapulaga, yang dimasak bersama daging ayam atau kambing.

Aroma rempahnya kuat dan menggugah selera. Kabsa biasanya disajikan dengan tambahan kacang panggang serta saus tomat sebagai pelengkap. Hidangan ini mencerminkan kekayaan rasa Timur Tengah dan menjadi simbol kebersamaan saat keluarga berkumpul bersama merayakan hari raya.

4. Pastilla

Dari Maroko, ada pastilla yang merupakan hidangan Lebaran dengan perpaduan rasa gurih dan manis dalam satu sajian. Makanan ini dibuat dari lapisan pastry tipis yang diisi daging ayam atau merpati, lalu ditambahkan almond, kayu manis, dan gula halus.

Perpaduan rasa tersebut menghasilkan sensasi unik di setiap gigitan. Pastilla sering disajikan dalam acara spesial, termasuk Lebaran, sebagai simbol kemewahan dan kekayaan kuliner Maroko. Hidangan ini juga mencerminkan tradisi memasak yang kaya akan rempah.

5. Baklava

Sebagai salah satu dessert paling terkenal di dunia, baklava ternyata jadi menu wajib saat Lebaran di Turki. Kue ini terbuat dari lapisan pastry tipis yang diisi kacang cincang, kemudian disiram sirup manis beraroma air mawar.

Teksturnya renyah di luar dan lembut di dalam, dengan rasa manis yang khas. Baklava telah menjadi simbol perayaan di kawasan Turki dan Balkan selama berabad-abad. Tak hanya jadi jamuan saja, baklava sering dijadikan buah tangan saat Lebaran layaknya kue kering di Indonesia.

6. Sheer Khurma

Sheer Khurma merupakan hidangan manis unik yang populer di India, Pakistan, Afghanistan, hingga Bangladesh saat Lebaran. Sajian ini berbahan dasar bihun halus yang dimasak dengan susu, gula, serta diperkaya kurma, kacang-kacangan, dan rempah seperti kapulaga dan saffron.

Teksturnya lembut dengan rasa manis yang kaya. Biasanya disajikan setelah salat eid sebagai simbol kebahagiaan. Kehadiran hidangan ini tidak hanya melengkapi perayaan, tetapi juga menjadi bagian penting dari budaya kuliner di Asia Selatan.

Artikel Terkait