Komdigi: Mulai 1 Juli 2026 Pengaktifan Kartu SIM Ponsel Wajib Menggunakan Face Recognition
Kebijakan registrasi biometrik ini diterapkan agar tidak ada lagi penyebaran spam atau penipuan seca
Jemaah haji Indonesia selama fase puncak haji di Arafah-Muzdalifah-Mina (Armina) akan mendapatkan sejumlah menu siap saji antara lain mangut lele, rendang ayam, rendang daging, semur, dan gulai ikan.
Selain itu, ada juga sajian bubur kacang hijau, kacang merah, serta ketan hitam. Sajian menu nusantara disiapkan oleh Masyariq atau Muassasah.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi melakukan uji rasa makanannya (mealtest) untuk memastikan citarasa dan kualitas makanan,
“Kita barusan melakukan mealtest dengan pihak Masyariq untuk layanan konsumsi jemaah haji selama di Masyair, Arafah–Muzdalifah–Mina. Kita merasakan rasa makanan yang akan disajikan seperti apa,” terang Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief, MA. Ph.D di kantor Masyariq, Makkah dikutip dari kemenag.go.id.
Menu lauk siap saji dipadu dengan nasi putih dikemas dalam kotak (box).
Jemaah haji juga akan mendapatkan buah-buahan dan air mineral seperti yang mereka dapat saat di hotel Makkah.
Selama di Armina, jemaah haji Indonesia akan mendapatkan 15 kali makan.
Ada dua jenis makanan yang diberikan, yaitu: makanan siap saji dan makanan yang dimasak di dapur-dapur yang ada di Arafah dan Mina.
Menu masakan siap saji ini merupakan produk Indonesia.
“Dengan makanan siap saji, maka konsumsi jemaah bisa dibagikan lebih awal. Sehingga, jemaah bisa memanfatkan waktu wukuf untuk beribadah,” jelas Ketua PPIH Arab Saudi 1444 H, H. Subhan Cholid, Lc, M.A.
“Makanan di Armina akan disajikan secara reguler berupa masakan yang dimasak di dapur-dapur yang ada di Arafah dan Mina,” kata Subhan lagi.(*)