MasyaAllah Lima Artis Ini Jalani Umroh di Bulan Ramadan 2026
Sejumlah artis Tanah Air ini lebih memilih untuk menjalani ibadah umroh dibulan ramadan karena sebag
Waktu berbuka puasa menjadi momen yang paling ditunggu bagi umat muslim. Hidangan menu berbuka puasa seperti makanan dan minuman manis menjadi hal yang perlu diperhatikan. Mengkonsumsi gula berlebih juga tidak baik bagi tubuh setelah seharian berpuasa.
Minuman atau makanan manis saat bebuka sejatinya memang menjadi hal yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun, mengkonsumsi gula yang terlalu banyak juga tidak dianjurkan. Lalu bagaimanakah dengan meminum jus saat berbuka puasa?
Mengutip dari laman resmi IPB University, Profesor Ilmu Gizi, Budi Setiawan mengatakan bahwa mengkonsumsi makanan dan minuman manis dapat berguna untuk mengambalikan kondisi tubuh dengan syarat tidak boleh berlebih.
"Selain sebagai sumber energi, kecenderungan mengonsumsi makanan atau minuman manis saat berbuka puasa bertujuan untuk mengembalikan kadar gula darah yang turun selama puasa dengan cepat," ucap Budi Setiawan.
Tubuh memang memerlukan gula tetapi asupannya tidak boleh berlebihan. Budi menambahkan konsumsi gula sebaiknya dibatasi maksimal 50 gram per orang per hari atau setara dengan empat sendok makan.
Konsumsi minuman manis berlebihan, kata dia, tidak mendukung nutrisi seimbang. Minuman manis membuat Anda cepat kenyang sehingga mengurangi porsi makanan bergizi lainnya.
Sebagai alternatif, terdapat pilihan minuman manis yang tetap sehat yakni, jus buah. Anda dapat membuat sendiri jus buah di rumah tanpa menggunakan gula tambahan.
Hanya saja, Anda perlu berhati-hati dalam memilih jus buah untuk dikonsumsi. Dilansir dari Hello Sehat, studi yang diterbitkan pada jurnal Cell Metabolism menemukan minum jus saat perut kosong bisa memicu efek buruk pada bakteri usus, terutama bakteri 'baik'.
Kondisi tersebut terjadi karena jus buah mengandung fruktosa atau gula alami yang ada pada buah. Fruktosa tidak bisa diproses usus kecil dengan baik apalagi dalam kondisi perut kosong. Fruktosa pun dialirkan ke usus besar atau hati. Padahal bakteri di area tersebut tidak untuk memproses fruktosa.