Lolos UTBK! 3.196 Calon Mahasiswa Baru Diterima UNPAD dari Total 80.541 Peserta
UNPAD mencatat ada sebanyak 80.541 peserta yang mendaftar di SNBT 2026 dan masuk urutan ke-6 sebagai
Kabupaten Cianjur, Jawa Barat diguncang gempa beruntun yang mengakibatkan sejumlah bangunan rusak. Gempa berkekuatan 3.0 Magnitudo ini mengguncang Cianjur pada Kamis, 21 November 2024.
Dikutip dari detik.jabar gempa terjadi sebanyak dua kali. Gempa pertama terjadi pada pukul 08.17 WIB dengan kekuatan 2.2 Magnitudo dan berpusat di 6.96 LS-107.15 BT atau 15 kilometer tenggara Kabupaten Cianjur dimana gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang pusatnya di kedalaman 5 kilometer.
Sementara itu, gempa kedua terjadi pada pukul 11.27 WIB dengan kekuatan lebih besar yakni magnitudo 3.0 Magnitudo. Episenter gempa berada di koordinat 7.01 LS-107.18 BT atau 22 kilometer dari Kabupaten Cianjur dengan pusat gempa di kedalaman 10 kilometer.
Kepala BMKG Jabar Teguh Rahayu, mengatakan gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang disebabkan aktivitas sesar aktif.
"Melihat lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal. Gempa ini dirasakan di wilayah kecamatan Cibeber Cianjur dan sekitarnya dengan skala intensitas II," kata Teguh Rahayu.
Teguh juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Walau skala gempa ini bisa dikatakan kecil, tapi gempa beruntun Cianjur terasa hingga ke perkotaan Cianjur. Bahkan guncangan gempa kedua membuat para siswa berhamburan lantaran khawatir gempa merusak bangunan sekolah.
"Guncangan gempanya terasa kuat, makanya para siswa langsung berhamburan keluar kelas karena takut. Kemudian cari area terbuka untuk menyelamatkan diri. Tapi setelah reda, langsung kembali ke kelas," ungkap Dwi Azzahra, salah seorang siswa SMAN 1 Cibeber, Kamis (21/11/2024).
Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Cianjur, Aripin menyampaikan, pihaknya telah menerima 10 laporan mengenai dampak gempa terhadap bangunan sekolah.
"Ada 10 SD di wilayah Kecamatan Cibeber yang terdampak, dari mulai rusak sedang hingga berat. Sejauh ini, tidak ada korban terdampak dan mudah-mudahan tidak ada," ucap Aripin.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa gempa bumi ini. Tapi sejumlah bangunan, seperti sekolah, rumah, dan fasilitas lainnya dilaporkan mengalami kerusakan.(*)