Komdigi: Mulai 1 Juli 2026 Pengaktifan Kartu SIM Ponsel Wajib Menggunakan Face Recognition
Kebijakan registrasi biometrik ini diterapkan agar tidak ada lagi penyebaran spam atau penipuan seca
Elon Musk dikenal dengan gaya kepemimpinannya yang eksentrik, kecintaannya pada mobil listrik, gaya kerjanya yang keras, dan masih banyak lagi.
Dan kecintaannya pada game menjadi berita utama dari waktu ke waktu. Tidak hanya itu, sang miliarder mengembangkan video game pada usia 13 tahun, bahkan mendapatkan bayaran untuk itu.
Dalam biografinya yang baru dirilis Walter Isaacson, kecintaan Musk terhadap game dieksplorasi secara luas. Buku ini juga membahas bagaimana pemilik SpaceX ini, saat berusia 13 tahun, membuat video game dan menjualnya ke sebuah majalah.
Elon Musk Menciptakan Video Game
Buku ini menyebutkan bagaimana Musk belajar pemrograman menggunakan Pascal dan Turbo C++.
Saat berusia 13 tahun, ia menciptakan sebuah video game bernama Blastar melibatkan penghancuran pesawat luar angkasa alien membawa bom hidrogen mematikan dan mesin sinar status.
Musk menjual video game ini ke sebuah majalah dan mendapatkan bayaran sebesar USD500 (sektar Rp7,5 juta).
Setelah itu, Musk berusia 13 tahun menjual dua video game lagi ke majalah tersebut. Satu game mirip dengan Donkey Kong (game arcade populer yang sangat populer di tahun 90-an), dan satu lagi adalah stimulator roulette dan blackjack.
Kecintaan Musk pada Game
Pada bulan Mei tahun ini, Musk menjadi pusat perhatian karena memamerkan rakitan untuk game fantasi dunia terbuka populer, Elden Ring.
Game yang dikembangkan oleh FromSoftware Inc ini meraih popularitas luar biasa tahun lalu dan merupakan salah satu game terbaik dirilis pada tahun 2022.
Elden Ring dirilis untuk mereka yang menantikan bermain game Souls. Banyak pemain menganggap game ini cukup sulit diperhitungkan.
Musk, di level 111, dengan bangga mengunggah build karakternya di akun X (dulu Twitter). Namun, para veteran game Souls mengkritik sifat build-nya dan menyebutnya tidak efisien.
Kembali ke biografi Elon Musk yang ditulis oleh Walter Isaacson, buku tersebut mengutip sepupunya Peter Rive yang mengatakan, "Jika Anda bermain dengan Elon, Anda bermain hampir tanpa henti sampai akhirnya Anda harus makan."
Buku ini juga mengungkapkan bahwa dalam sebuah perjalanan liburan, Musk pernah menemukan cara meretas semua permainan di sebuah mal dan dia dan sepupunya menikmati bermain game secara gratis tanpa perlu koin.
Buku ini juga berisi kutipan dari mantan pacarnya, Grimes, mengenang bagaimana Musk begadang bermain Elden Ring hingga pukul 5 pagi setelah ia menawarkan membeli Twitter.(*)