Kartini Media
Ilustrasi logo Twitter dan X. Foto: Freepik

Elon Musk Umumkan Bakal Hapus Fitur Block di Akun X, Alasan Tidak Masuk Akal

Baru-baru ini Elon Musk mengatakan akan menghapus fitur Block, kecuali pesan langsung (DM). 

Dikutip dari IndiaToday.in, pada bulan Juni, Musk menyarankan agar Twitter mengganti pemblokiran dengan cara lebih kuat untuk membuat seseorang diam.

Musk mengeluhkan orang-orang membuat daftar panjang pengguna untuk diblokir dan memblokir banyak orang yang membayar Twitter Blue.

Mantan CEO Twitter, Jack Dorsey bereaksi terhadap postingan Musk. Dorsey mendukung keputusan Musk. Ia bahkan menyarankan agar ada opsi Mute saja.

Fitur Mute akan tetap ada. Namun, fungsi Block dan Mute sangat berbeda. Block menghentikan pengguna lain berkomunikasi dengan pengguna lain, melihat kiriman atau menjadi pengikut.

Sedangkan Mute hanya menyembunyikan postingan dari pandangan mereka. Orang-orang tidak tahu ketika Anda mem-mute-kan mereka.

Musk menyebutkan bahwa fitur Block akan tetap ada untuk pesan langsung (DM).

Berikut adalah lima situasi mungkin terjadi jika Musk menghilangkan fitur Block dari platform X dikutip dari IndiaToday.in:

Interaksi tidak diinginkan

Mungkin harus berurusan dengan pesan-pesan jahat atau menjengkelkan dari orang lain tanpa bisa menghentikannya. Hal ini bisa membuat penggunaan Twitter menjadi kurang menyenangkan.

Pelecehan

Tanpa kemampuan memblokir akun, pengguna bisa menghadapi lebih banyak perundungan atau pelecehan dari orang lain di platform ini. Mereka tidak akan memiliki cara melindungi diri sendiri dari perilaku tersebut.

Spam dan gangguan

Mungkin menerima banyak spam atau pesan tidak diinginkan untuk mengacaukan pemberitahuan mereka. Pemblokiran membantu menjauhkan hal-hal ini, jadi menghapus opsi Block bisa menyebabkan lebih banyak ketidaknyamanan.

Masalah privasi

Pemblokiran membantu pengguna mengontrol siapa saja bisa berinteraksi dengan mereka. Tanpa itu, privasi pengguna akan terganggu.

Kehilangan kontrol

Pengguna mungkin merasa kurang memiliki kontrol karena tidak memiliki kemampuan memutuskan dengan siapa mereka ingin berinteraksi.(*)

Artikel Terkait