Kartini Media
Kolase Jack Dorsey. Foto: Getty Images

Mantan CEO Twitter Jack Dorsey Hapus Akun Instagram Setelah 12 Tahun Menggunakan, Begini Alasannya

Dalam sebuah postingan baru di X (dulu Twitter), Mantan CEO Twitter, Jack Dorsey menulis bahwa ia menghapus akun Instagram-nya.

Dorsey menambahkan mungkin ia adalah salah satu dari sepuluh akun pertama di platform tersebut dan juga salah satu investor pertama mendukung platform yang sekarang dimiliki Meta.

Instagram mulai beroperasi pada Oktober 2010 oleh Kevin Systrom dan Mike Krieger. Pada bulan April 2012, Meta telah mengakuisisi Instagram.

Hapus Akun Instagram

Kembali ke postingan Dorsey, ia menulis, "Menghapus akun instagram saya setelah 12 tahun adalah salah satu dari 10 akun pertama yang saya yakini, dan salah satu investor pertama. Kepada siapa mereka akan memberikan pegangan @jack?".

Seorang pengguna bertanya kepada Dorsey tentang alasannya menghapus akun Instagram-nya.

Dorsey menjawab dengan mengatakan bahwa alasannya 'terlalu Meta' untuk menjadi menarik.

Ketika pengguna lain bertanya kepada Dorsey apakah ia memiliki akun Facebook, mantan CEO Twitter ini mengatakan bahwa ia tidak punya.

Dorsey menambahkan bahwa ia bahkan tidak menggunakan WhatsApp.

Ejek Threads

Dikutip dari IndiaToday.in, ini bukan pertama kalinya Dorsey menyindir Meta secara halus. Bahkan sebelum Threads diluncurkan, Dorsey menyindir Meta mengenai pengumpulan data pengguna.

Dengan membagikan tangkapan layar dari semua data yang akan dikumpulkan oleh Threads dari para pengguna.

Dorsey menulis, "Semua utas Anda adalah milik kami".

Elon Musk yang setuju mengomentari tweet Dorsey dan menulis, "Ya".

Tolak Pertemanan

Bulan lalu, Dorsey membagikan sebuah tangkapan layar di Twitter yang menunjukkan bahwa CEO Meta, Mark Zuckerberg mengirimkan permintaan pertemanan kepadanya di Threads, pesaing Twitter yang baru saja diluncurkan.

Namun, reaksi Dorsey terhadap permintaan tersebut adalah sesuatu yang tidak disangka-sangka oleh CEO Meta.

Membagikan tangkapan layar dari permintaan Zuckerberg di Twitter, Dorsey menulis, "Terlalu cepat". Kicauan tersebut dilihat jutaan orang.

Threads dilaporkan telah dikembangkan sejak Januari tahun ini dan sebelumnya diberi kode nama Project 92. Pengembangan aplikasi ini juga memicu rumor tentang pertandingan kandang antara Musk dan Zuckerberg.(*)

Artikel Terkait