Kartini Media
Ilustrasi. Foto: Pinterest

Operasi Ketupat 2026 Berakhir, Kakorlantas: Angka Fatalitas Mudik Turun Drastis Mencapai 30%

 

Kakorlantas Polri resmi mengakhiri Operasi Ketupat 2026 yang secara umum mempunyai tren yang positif. Korlantas Polri mengungkap penurunan angka fatalitas kejadian kecelakaan lalu lintas selama lebaraan dibandingkan tahun sebelumnya.

Melansir JPNN.com dengan berakhirnya Operasi Ketupat 2026 maka akan dilanjutkan dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret. Pergantian agenda ini sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Saya Kakorlantas Polri, atas seizin Bapak Kapolri malam ini secara resmi menutup Operasi Ketupat 2026. Secara umum situasi kamtibmas selama perayaan Lebaran 2026 terjaga aman, tertib dan kondusif, tanpa kejadian menonjol," kata Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho kepada Rabu (26/3) malam.

Agus juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data aplikasi IRSMS Korlantas Polri, jumlah korban meninggal dunia (MD) selama periode mudik dan balik tahun ini mengalami penurunan signifikan.

"Jumlah fatalitas korban meninggal dunia mengalami penurunan 104 orang atau sebesar 30,41 persen. Pada tahun ini tercatat sebanyak 238 orang, sementara pada 2025 mencapai 342 orang," jelasnya.

Tidak hanya angka kematian, total kejadian kecelakaan lalu lintas secara nasional juga menunjukkan tren positif. Polri mencatat penurunan jumlah laka lantas sebesar 5,31 persen atau berkurang 153 kejadian dibandingkan tahun lalu.

"Tahun ini terdapat 2.727 perkara kecelakaan, sementara tahun sebelumnya menyentuh angka 2.880 perkara. Selain itu, tahun ini juga tercatat nihil kecelakaan menonjol," tambahnya.

Meski Operasi Ketupat 2026 telah resmi ditutup, Irjen Agus memastikan Polri tetap menyiagakan personel di sepanjang jalur arua balik mengamankan masyarakat. Pengamanan akan dilanjutkan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret 2026 mendatang.

Artikel Terkait