Kenapa Ramen Begitu Digemari Masyarakat Indonesia?
Memakan ramen turut dianggap sebagai bagian dari gaya hidup dan eksplorasi kuliner internasional.
Ketua Komisi X DPR RI meminta agar proses hukum terkait temuan ratusan senjata di sebuah sekolah di Jakarta tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar para siswa. Ia menegaskan, kepentingan pendidikan peserta didik harus tetap menjadi prioritas di tengah penyelidikan yang sedang dilakukan aparat kepolisian.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul penemuan sejumlah senjata api dan barang lainnya dalam penggeledahan yang dilakukan aparat di lingkungan sekolah. Kasus tersebut kini masih dalam proses penyelidikan untuk mengungkap asal-usul maupun legalitas senjata yang ditemukan.
Melansir dari Kompas.com Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menegaskan bahwa penegakan hukum tetap harus berjalan secara profesional, namun jangan sampai berdampak pada hak siswa memperoleh pendidikan.
"Jangan sampai proses belajar mengajar terganggu. Anak-anak tidak boleh menjadi korban dari persoalan yang sedang ditangani aparat penegak hukum," kata Hetifah Sjaifudian.
Ia juga meminta seluruh pihak, termasuk pihak sekolah dan pemerintah daerah, memastikan kegiatan pembelajaran tetap berlangsung dengan aman dan kondusif. Menurutnya, kondisi psikologis siswa juga perlu menjadi perhatian agar mereka tidak mengalami ketakutan maupun trauma akibat mencuatnya kasus tersebut.
Selain itu, Komisi X berharap koordinasi antara aparat penegak hukum, sekolah, dan pemerintah dapat dilakukan secara baik sehingga proses investigasi berjalan tanpa mengorbankan pelayanan pendidikan.
Kasus ini mencuat setelah aparat menemukan ratusan senjata saat melakukan penggeledahan lanjutan di lingkungan sekolah. Polisi masih mendalami status kepemilikan dan asal-usul senjata tersebut, sementara pihak yang berkaitan juga dimintai keterangan.