Kartini Media
Dyah Roro Esti Widya Putri. Foto: Arief/nr

Profil Dyah Roro Esti Widya Putri Calon Wamen Termuda di Kabinet Prabowo, Bukan Raffi Ahmad

Di tengah pembentukan kabinet baru, sosok-sosok dipanggil Presiden Terpilih Prabowo Subianto menjadi sorotan. Salah satu menarik perhatian adalah usia para calon wakil menteri (wamen) yang dipanggil pada Selasa (15/10/2024).

Dari daftar dipanggil, calon wakil menteri termuda ditempati politisi Partai Golkar, Dyah Roro Esti. Bahkan, usianya lebih muda dibandingkan artis Raffi Ahmad. Bapak dua putra itu berusia 37 tahun pada Februari 2024.

Dyah Roro Esti Widya Putri mendatangi rumah Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mengenakan pakaian batik formal. 

Dalam perbincangan tersebut, Dyah dan Prabowo membahas posisinya sebagai wakil menteri, meski Dyah tidak mengungkapkan jabatan spesifik akan diembannya.

Ia menyatakan merasa terhormat bisa membantu kabinet pemerintah yang akan datang dan berkomitmen membekerja semaksimal mungkin sesuai dengan posisinya nanti.

Sebagai seorang perempuan muda berpengalaman dalam politik nasional, Roro Esti diyakini bisa memberikan warna segar dalam dinamika kebijakan dan pendekatan komunikasi pemerintah dengan generasi muda.

Roro Esti dikenal memiliki komitmen dalam isu lingkungan dan pemberdayaan generasi muda. Kehadirannya dalam kabinet Prabowo berpotensi memperkaya gagasan dalam menghadapi tantangan zaman.

Dyah Roro Esti lahir di Jakarta pada 25 Mei 1993 atau 31 tahun. Ia merupakan anak dari Satya Widya Yudha, seorang politikus dan pengusaha. Dalam hal pendidikan, Dyah menempuh studi di Universitas Manchester dengan gelar sarjana ekonomi dan sosiologi.

Ia melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Harvard, mendapatkan Postgraduate Diploma di Universitas Manchester, serta mengikuti program Professional Development Parliamentary Government di McGill University, Kanada, pada tahun 2024.

Dyah merupakan pendiri Indonesian Energy and Environmental Institute (IE2I), sebuah LSM berfokus peningkatan kesadaran mengenai pemanasan global dan dampak perubahan iklim. Ia menjabat sebagai Direktur Eksekutif IE2I dari tahun 2016 hingga 2019.

Memasuki dunia politik, Dyah Roro Esti menjadi anggota DPR RI periode 2019-2024 dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Timur X. Ia duduk di Komisi VII membidangi industri, energi, riset, dan inovasi, serta Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP). Dyah juga menjabat sebagai Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) antara Indonesia dan Peru.

Pada 2024, Dyah mencalonkan diri kembali di dapil yang sama sebagai anggota DPR, tetapi tidak berhasil lolos. Selain itu, ia berperan sebagai juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran dan saat ini menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar sejak 2019.

Artikel Terkait