Kartini Media
Ilustrasi suplemen. Foto: Freepik

Berikut Suplemen Bisa Bikin Kepala Pusing, Catat!

Menjaga kesehatan tubuh penting dilakukan. Ada banyak hal bisa menjaga daya tahan tubuh, diantaranya rutin olahraga, konsumsi makanan bergizi, dan tidur cukup. Tiga hal tersebut dipercaya bisa membuat tubuh lebih kuat, dan tidak rentan terserang penyakit.

Namun, terkadang vitamin dan suplemen diperlukan guna memberikan asupan nutrisi bagi tubuh.

Melansir chubb.com, vitamin berasal dari makanan dan buah-buahan bersifat organik. Vitamin merupakan zat atau senyawa organik kompleks berfungsi mengatur proses metabolisme tertentu dalam tubuh.

Vitamin terbagi dua, yaitu vitamin larut dalam air dan larut dalam lemak. Vitamin larut dalam air, yaitu vitamin B dan C. Sedangkan, vitamin larut dalam lemak ialah vitamin A, D, E, dan K. Sumber vitamin bisa didapatkan dari sumber makanan bergizi, seperti sayur dan buah.

Sementara itu, suplemen ialah nutrisi yang digunakan melengkapi makanan, umumnya diproduksi secara mekanik dan mengandung beberapa macam vitamin, mineral dan asam amino yang diperlukan tubuh. Suplemen bukanlah pengganti makanan sepenuhnya.

Sejumlah suplemen bisa menyebabkan seseorang mengalami sejumlah efek samping, salah satunya adalah pusing.

Melatonin

Asupan suplementasi melatonin secara berlebihan bisa memicu seseorang mengalami pusing yang merupakan salah satu efek samping paling umum terjadi, dikutip dari SleepFoundation.

Suplemen ini diketahui dikonsumsi seseorang yang mempunyai masalah atau kesulitan tidur. Melatonin bisa tetap aktif dalam tubuh untuk jangka waktu lebih lama seiring bertambah usia seseorang.

Selain pusing, efek samping suplemen melatonin lain yaitu mual, kram perut, dan perubahan suasana hati dalam waktu singkat. 

Koenzim Q10

Melansir dari HealthLine, suplemen Koenzim Q10 atau CoQ10 bisa mengakibatkan seseorang pusing. CoQ10 memainkan peran mendasar dalam produksi energi serta bertindak sebagai antioksidan menghambat pembentukan radikal bebas dan mencegah kerusakan sel.

Konsumsi suplemen ini sebelum tidur bisa menyebabkan insomnia pada sebagian orang. Oleh karena itu, sebaiknya konsumsi suplemen ini pada pagi atau sore hari.

Vitamin A

Vitamin A bisa dikonsumsi dalam bentuk suplemen bisa memicu efek samping berupa sakit kepala atau pusing, dikutip dari MayoClinic.

Selain pusing, efek samping suplemen vitamin A yang lain seperti mual, muntah, dan penglihatan kabur.

Vitamin C

Suplemen vitamin C merupakan antioksidan bisa menyebabkan seseorang menderita pusing. Selain mencegah kerusakan oksidatif karena radikal bebas, vitamin C membantu tubuh menyerap zat besi menjadi lebih baik.

Asupan suplemen vitamin C berlebihan bisa menyebabkan efek samping lain, yakni mual, muntah, diare, dan kram perut.

Mengutip yankes.kemkes.go.id, berikut tips mengonsumsi suplemen secara aman:

  • Berkomunikasi dengan tenaga kesehatan terutama bagi pasien yang rutin mengonsumsi obat.
  • Mengonsumsi sesuai aturan pakai tercantum pada kemasan.
  • Tidak mengganti obat atau makanan sehat dengan suplemen.
  • Jangan beranggarapan kalau komposisi “label” natural tidak ada efeknya.
  • Gunakanlah vitamin yang telah ada penelitian.
  • Perhatikan klaim pada vitamin: informasi objektif, lengkap, dan tidak menyesatkan.(*)

Artikel Terkait