Kartini Media
Ilustrasi. Foto: Pinterest.

Manfaat yang Diperoleh Jika Rutin Makan Telur Rebus 2 Butir Setiap Pagi

 

Telur rebus menjadi menu sarapan yang praktis dan terjangkau. Banyak orang memilih menyantap dua butir telur rebus setiap pagi. Pertanyaannya, apa saja manfaatnya dan apakah aman dilakukan setiap hari? Berikut penjelasannya berdasarkan informasi gizi yang umum dipakai.

Melansir dari Kompas.com satu butir telur ukuran besar mengandung sekitar 6 gram protein berkualitas tinggi dengan asam amino esensial lengkap, serta sekitar 70 kalori. Dua butir telur dapat membantu memenuhi kebutuhan protein harian dan memberi rasa kenyang lebih lama, sehingga berpotensi mengurangi keinginan ngemil sebelum makan siang.

Telur juga kaya zat gizi lain, seperti kolin yang berperan bagi fungsi otak dan hati, vitamin B12 untuk sel saraf dan darah, selenium, serta vitamin D dalam jumlah kecil. Kuning telur mengandung lutein dan zeaxanthin yang dikaitkan dengan kesehatan mata.

Cara memasak ternyata juga turut berpengaruh terhadap kandungan gizi didalam telur. Merebus tidak menambah minyak sehingga lebih ringan dibandingkan menggoreng. Telur matang juga lebih aman dari risiko bakteri dibandingkan telur mentah atau setengah matang.

Bagaimana dengan kolesterol? Satu butir telur mengandung sekitar 185 miligram kolesterol, sebagian besar pada kuning telur. Penelitian beberapa tahun terakhir menunjukkan pada orang sehat, kolesterol makanan tidak berpengaruh sebesar lemak jenuh terhadap kolesterol darah.

Meski begitu, penderita diabetes, penyakit jantung, atau kolesterol tinggi disarankan berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi mengenai jumlah yang aman, karena sebagian orang merespons kolesterol makanan lebih kuat.

Agar sarapan lebih seimbang, padukan telur rebus dengan sumber serat dan karbohidrat kompleks, seperti roti gandum, oatmeal, buah, atau sayur. Hindari mengombinasikannya dengan makanan tinggi lemak jenuh seperti sosis dan bacon secara rutin.

Secara umum, dua butir telur sehari masih dapat diterima bagi kebanyakan orang sehat sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang. Namun, kebutuhan tiap orang berbeda, sehingga variasi sumber protein lain seperti ikan, tahu, tempe, dan kacang-kacangan tetap dianjurkan.

 

Artikel Terkait