Kartini Media
Ilustrasi kecerdasan buatan (AI). Foto: Freepik

ChatGPT Bantu Rekrutmen Karyawan Baru, Hemat Waktu 70 Menit per Minggu

ChatGPT merevolusi penggunaan kecerdasan buatan (AI). Chatbot AI generatif dikembangkan OpenAI diperkenalkan November 2022. Hitungan bulan, chatbot menjadi bagian dari kehidupan pribadi dan profesional.

Para pelajar mencari bantuan dari ChatGPT mengerjakan tugas-tugas mereka, para pelancong menggunakannya untuk merencanakan perjalanan mereka, dan kantor-kantor menggunakannya untuk meningkatkan efisiensi tenaga kerja mereka.

Menyoroti penggunaan ChatGPT yang beragam di berbagai sektor perusahaan, sebuah laporan baru-baru ini mengungkapkan bahwa lebih dari separuh karyawan Sumber Daya Manusia (SDM) teknologi memanfaatkan chatbot AI untuk pekerjaan mereka.

Departemen SDM atau Human Resources (HR) menggunakan chatbot AI untuk tugas-tugas seperti pelatihan, survei, tinjauan kinerja, perekrutan, hubungan karyawan, dan banyak lagi.

Menurut laporan baru dari B2B Reviews, ditemukan bahwa satu dari 10 karyawan HR teknologi secara terbuka mengakui menggunakan ChatGPT untuk menulis surat pemutusan hubungan kerja.

Survei melibatkan 213 profesional HR teknologi dan 792 karyawan teknologi menyoroti bahwa penggunaan ChatGPT meningkatkan penghematan waktu dan efisiensi secara keseluruhan di berbagai fungsi HR.

Secara khusus, karyawan HR melaporkan bahwa mereka dapat menghemat rata-rata 70 menit per minggu dengan mengotomatisasi tugas-tugas seperti penjadwalan wawancara, mendistribusikan materi orientasi, dan menindaklanjuti kandidat menggunakan ChatGPT.

Kehadiran AI seperti ChatGPT dalam operasi HR menimbulkan kekhawatiran. Sekitar 44 persen pemilik usaha kecil menyatakan bahwa mereka mengantisipasi mempekerjakan lebih sedikit karyawan di masa depan karena kemampuan AI.

Hal ini karena alat yang didukung AI dapat mengotomatiskan banyak tugas HR, seperti perekrutan. Selain itu, efisiensi dan akurasi yang ditawarkan oleh teknologi AI mendorong para pemilik usaha kecil mempertimbangkan kembali strategi perekrutan mereka.(*)

Artikel Terkait