MBG di Tomohon Dorong Kualitas Generasi Muda dan Dampak Positif bagi Masyarakat Lokal
Gizi seimbang dan tepat merupakan kunci mendasar dalam sebagai langkah utama untuk mencetak generasi
Merasa ketakutan dengan pernikahan adalah sesuatu yang wajar. Hal ini dialami siapa saja baik yang masih lajang maupun yang sudah memiliki kekasih.
Bahkan, tak jarang muncul ketakutan saat rencana pernikahan sudah di depan mata. Takut akan menjalani komitmen pernikahan dikenal dengan istilah gamofobia.
Mengutip Verywell Mind, gamofobia adalah ketakutan terhadap pernikahan dan komitmen. Biasanya, hal ini ditandai dengan perasaan takut yang berlebihan dan terus menerus untuk menjalin hubungan, membuat komitmen, atau menikah.
Atasi Gamofobia
Mengatasi gamofobia dengan cara memiliki tekad kuat untuk menghadapi rasa takut tersebut, mengubah perspektif, dan memperkaya ilmu tentang pernikahan.
Dirangkum dari bebagai sumber, berikut cara menghilangkan rasa takut menikah:
1. Kenali Sumber Rasa Takut
Mengenali akar rasa takut tersebut dengan cara perhatikan lingkungan sekitar dan tentukan apa penyebabnya. Apapun alasannya, mengenali sumber ketakutan sangat berperan penting dalam menyembuhkan gamofobia.
2. Jangan Berekspektasi
Saat memilih menikahi pasangan, Anda harus memahami bahwa Anda tidak hanya menikahi sisi baik dirinya, tapi begitu juga sisi buruknya. Begitu juga dengan pasangan.
Oleh sebab itu, penting untuk menyadari bahwa pernikahan tidak semata-mata penuh dengan kebahagiaan. Namun, penuh rintangan yang harus dilalui bersama.
3. Perkaya Diri
Perbanyak ilmu dengan membaca hal-hal seputar pernikahan. Cara ini bisa memandu Anda memilih pasangan secara bijak, berkencan dengan konstruktif, berkomitmen, bahkan membangun keluarga kuat.
4. Alasan Menikah
Mengatasi rasa takut menikah dengan bertanya pada diri sendiri apa alasan menikah.
Pernikahan merupakan hal yang sakral dan jangan coba-coba. Maka pastikan betul alasan kuat untuk menikah.
5. Munculkan Keberanian
Tumbuhkan rasa berani untuk menghadapi pernikahan. Lakukan secara perlahan dan jangan memaksakan diri untuk segera menuntaskan rasa takut. Pelajari lebih dalam mengenai diri sendiri dan pasangan serta keinginan dalam hubungan tersebut.(*)