MBG di Tomohon Dorong Kualitas Generasi Muda dan Dampak Positif bagi Masyarakat Lokal
Gizi seimbang dan tepat merupakan kunci mendasar dalam sebagai langkah utama untuk mencetak generasi
Menjaga hubungan pernikahan agar tetap harmonis dan terhindar dari perselingkuhan memang tidak mudah. Perlu komitmen untuk saling menjaga.
Psikolog Jovita Maria Ferliana, M.Psi tekanan bahwa walaupun efektif, cara tersebut belum tentu 100 persen dapat berhasil. Tidak semua hubungan yang sudah rusak masih dapat diselamatkan.
"Setidaknya Anda berusaha terlebih dahulu daripada hanya diam membiarkan semuanya berakhir," kata Jovita seperti dikutip dari Liputan6.com.
Perselingkuhan menjadi hal paling ditakuti setiap pasangan. Jika terjadi, bisa mengakibatkan hubungan pernikahan yang tak lagi sehat. Karena, sulit untuk membangun kepercayaan kembali.
Psikoterapis dan Pendiri sekaligus Direktur The Valley Counseling Center di Glendale, California, Amerika Serikat, Alan Loy McGinnis dalam bukunya berjudul ‘The Romance Factor’ memberitahu cara yang bisa dilakukan untuk memerangi ketidaksetiaan dalam hubungan:
1. Tingkatkan Gairah Seksual
Meski sudah mengikat janji suci pernikahan, potensi perselingkuhan tetap hadir saat menikah. Anehnya bila melihat gelagat pasangan memiliki hubungan dekat dengan orang lain, dorongan seksual meningkat, lebih bergairah dan lebih agresif.
2. Bicarakan Tentang Akibat Perselingkuhan
Sebelum perselingkuhan terjadi, bicarakan secara terbuka mengenai perasaan Anda bila pasangan selingkuh.
Mulai dari sakit hati, sangat kecewa, dan sedih. Namun jangan menyatakan masa bodoh ataupun mengeluarkan ultimatum ancaman saat membicarakannya.
Yang lebih penting, ungkapkan resiko yang akan terjadi bila terjadi perselingkuhan.
3. Nyatakan Kesetiaan kepada Pasangan
"Pernyataan kesetiaan di tengah-tengah godaan yang terjadi tidak akan menyakitkan, justru malah menyenangkan," papar McGinnis dalam bukunya.
4. Jangan Berpisah Terlalu Lama
Perpisahan sementara bisa menimbulkan rasa kehilangan. Namun, jika suami atau istri berpisah tempat tinggal dalam waktu yang lama akibat berbagai alasan, yang ditinggalkan malah merasa biasa saja. Kebiasaan itu menyebabkan tidak lagi merasa kehilangan.
5. Membesarkan Hati Pasangan Hidup
Mengucapkan berbagai hal yang menyenangkan seperti pujian atas prestasinya di kantor, tampilannya yang menarik, ucapan terimakasih, ucapan selamat, lebih baik dibandingkan ancaman, cacian, dan cercaan.
6. Percayai Pasangan
Kepercayaan kepada pasangan menjadi hal penting untuk saling menjaga kesetiaan. Tak perlu terlalu menaruh curiga kepada pasangan, biarkan ia bertanggung jawab atas komitmen bersama.(*)