Kartini Media
Mendiang Ratu Elizabeth. Foto: Geoff Pugh/WPA Pool

Daftar Aturan Ketat Wajib Dipatuhi Anggota Keluarga Kerajaan Inggris

Hidup di istana terlihat menyenangkan karena selalu dilayani. Namun di balik itu, ada sejumlah aturan ketat wajib dipatuhi seperti di Kerajaan Inggris.

Kerajaan Inggris merupakan salah satu kerajaan paling tenar di dunia. Apa yang dilakukan seluruh bagian keluarga Kerajaan Inggris selalu menjadi magnet bagi khalayak dunia.

Mungkin banyak orang di dunia memimpikan ingin menjadi bagian dari keluarga Kerajaan Inggris. Namun menjadi bagian dari keluarga Kerajaan Inggris tidak mudah, ada aturan ketat wajib diikuti dan terkadang aturan itu aneh.

Sejak usia dini, setiap anggota kerajaan harus mengikuti pelatihan etika.

Myka Meier dari Beaumont Etiquette mengatakan kepada People bahwa pelatihan dimulai segera setelah anggota kerajaan cukup dewasa untuk duduk di meja.

Sementara bagi anggota keluarga kerajaan baru bergabung saat dewasa, seperti Kate Middleton dan Meghan Markle akan dibekali pelatihan tentang cara berperilaku.

Berikut sederet aturan kerajaan wajib dipatuhi anggota Kerajaan Inggris dilansir dari situs Reader's Digest

Lambaian Tangan

Anak-anak di Kerajaan Inggris wajib belajar melambaikan tangan sesuai protokol.

Caranya cukup sederhana: tangan harus lurus dan putar pergelangan tangan secara perlahan dan jangan membuka lengan terlalu lebar.

Belajar Bahasa Asing

Sebagai tokoh tersohor sejagad raya, anggota kerajaan sering mengadakan pertemuan dengan pemimpin dunia. Karenanya wajib belajar bahasa asing sejak kecil.

Mendiang Ratu Elizabeth II diketahui fasih bahasa Prancis. Raja Charles dan Pangeran William dilaporkan bisa berbicara enam bahasa. Selain itu, Pangeran Harry pernah berpidato berbahasa Arab saat mengikuti acara resmi di Dubai.

Mengenakan Gaun Khusus Saat Pembaptisan

Setelah mendiang Ratu Victoria dibaptis saat bayi tahun 1841, gaun yang dikenakannya disimpan. Gaun tersebut secara bergantian dipakai kembali oleh lebih dari 62 bayi kerajaan saat pembaptisan selama 163 tahun. 

Pada tahun 2004, gaun yang asli tidak dipakai dan kerajaan membuat gaun replika mirip yang asli. Hingga kini, mereka mengenakan gaun replika tersebut saat pembaptisan.

Tidak Menyimpan Kado Pemberian Masyarakat

Anggota kerajaan sering mengunjungi beberapa daerah di Britania Raya dan banyak masyarakat ingin bertemu.

Selain menunggu, warga memberi kado untuk mereka, khususnya anak-anak kerajaan.

Ada aturan kerajaan tentang hal ini. Semua pemberian kepada anggota kerajaan dianggap menjadi milik Raja atau Ratu bertakhta saat itu.

Jadi, kalau ada memberikan boneka kepada Putri Charlotte, boneka itu bisa disumbangkan atau didonasikan sesuai petuah raja.

Mengikuti Protokol Membungkukkan Badan

Seluruh bangsawan Inggris memiliki protokol membungkukkan badan kepada bangsawan memiliki status sosial lebih tinggi.

Hal ini memiliki makna menghormati mereka. Anggota kerajaan diharuskan menjalani protokol sejak berusia lima tahun.

Untuk pria, hanya menundukkan kepala. Sedangkan, anggota kerajaan berjenis kelamin perempuan melakukan curtsy.

Cara melakukan curtsy adalah menekuk lutut tidak terlalu rendah maupun tidak terlalu tinggi sembari menundukkan kepala.

Anak Lelaki Mengenakan Celana Pendek

Jika sering melihat Pangeran George dan Pangeran Louis mengenakan celana pendek, itu ada maknanya.

Di Inggris, celana pendek anak kecil memiliki makna status sosial yang tinggi. Karenanya, anak lelaki kerajaan harus mengenakan celana pendek jika cuaca memungkinkan.

Namun, aturan itu tidak berlaku setelah menginjak usia delapan tahun.

Tidak Boleh Mengecat Kuku Warna Cerah

Selama masa hidupnya, Ratu Elizabeth II tidak pernah mengecat kukunya. Tradisi ini diteruskan kepada seluruh para anggota keluarganya, khususnya perempuan.

Pewaris Takhta Tidak Boleh Berada di Kendaraan yang Sama

Ada aturan tidak tertulis di kerajaan yakni dua pewaris takhta tidak boleh berada di kendaraan yang sama, khususnya pesawat saat perjalanan dinas.

Hal ini bermaksud tidak membahayakan kedua ahli waris jika ada kejadian darurat tak diinginkan.

Pangeran William dan Kate Middleton melanggar aturan ini. Sebab, anak pertama mereka, Pangeran George, terlihat sering berada di kendaraan yang sama.

Hal ini diperbolehkan asal mereka mendapatkan izin dari raja.(*)

Artikel Terkait