MBG di Tomohon Dorong Kualitas Generasi Muda dan Dampak Positif bagi Masyarakat Lokal
Gizi seimbang dan tepat merupakan kunci mendasar dalam sebagai langkah utama untuk mencetak generasi
Seiring kemajuan dan perkembangan teknologi, permainan tradisional mulai tersingkir dan dilupakan.
Kalau diingat-ingat, ada banyak permainan tradisional seru dan bermanfaat untuk anak-anak. Selain seru, permainan tradisional membuat anak lebih aktif.
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut permainan tradisional bermanfaat melatih motorik anak:
Congklak
Melatih jari-jari lebih aktif, permainan congklak berasal dari tanah Jawa dan dimainkan oleh dua orang. Bila si kecil sedang rajin belajar berhitung, permainan ini cocok melancarkan proses belajarnya.
Layang-layang
Bisa meningkatkan motorik tangan, merangsang kreativitas, menghibur, dan konsentrasi. Lebih seru lagi bila anak membuat sendiri layang-layangnya. Ia bisa bebas menggambar layangan hasil karyanya dengan cat warna.
Bermain layang-layang, jangan lupa pilih tempat aman seperti lapangan berumput sehingga anak bisa mengendalikan layang-layangnya dan tidak membahayakan.
Yoyo
Gerakan lengan semakin lentur dengan bermain yoyo. Awalnya bermain yoyo memang sulit, lama-lama akan terbiasa dan bisa. Bermain yoyo bisa melatih anak konstentrasi, ulet dan tentunya sabar.
Lompat Karet
Permainan karet menggerakan fisik. Selain bermain, anak bisa olahraga dan berlatih konsentrasi. Permainan ini mirip dengan lompat tali, hanya saja tali dibuat dari karet disambung hingga panjang.
Lipat Kertas
Membuat anak jadi lebih teliti dan ulet. Hanya bermodalkan kertas, anak bisa berkreasi dengan berbagai bentuk.
Untuk membuat bentuk lipat kertas menarik bisa disaksikan di YouTube. Dan, agar hasil karya kertas lipat lebih menarik dan cantik, bisa membeli kertas origami berwarna.(*)